Dokumentasi Bot

Format Penulisan Command

Command ditulis dalam format nama1|nama2-deskripsi. Tanda | digunakan untuk alias (perintah lain yang punya respon dan deskripsi yang sama), sedangkan tanda - digunakan untuk memisahkan nama command dan deskripsinya.

menu-Menampilkan daftar menu

Artinya menu adalah perintah, dan deskripsinya adalah "Menampilkan daftar menu".

stats|stat-Lihat status karakter

Kedua perintah stats dan stat akan punya respon dan deskripsi yang sama, yaitu "Lihat status karakter".

Catatan:
Saat membuat perintah di RandEngine, kamu cukup menuliskan nama perintah tanpa tanda $. Misalnya, kamu buat perintah help dengan deskripsi dan responnya langsung di dalam JSON seperti ini:

{
"ai-setting": {
    "gender": "",
    "lore": "",
    "name": "",
    "sifat": ""
},
    "menu": {
    "default": "Aku tidak mengerti",
    "help-Menampilkan Menu": "Hai $username"
    }
}
            

Artinya:
- Kamu hanya dapat menambahkan perintah baru ke dalam menu
- Di dalam menu, ada respon default yaitu "Aku tidak mengerti" yang akan dibalas jika bot tidak paham perintah.
- Ada juga perintah help dengan deskripsi "Menampilkan Menu" dan respon "Hai $username".

Namun, ketika kamu membuat perintah di dalam RandEngine, kamu harus menambahkan tanda $ di depan nama perintah.
Contohnya, untuk memanggil semua perintah yang ada di menu, tulis $//cmds di dalam response.
Begitu juga jika ingin memanggil subperintah seperti help dalam menu, tulis $cmd[1]. karena help ada di nomor urut kedua dalam menu

Daftar Sintaks dan Fungsinya

1. $date

Apa itu $date?
$date adalah sebuah variabel yang akan digantikan dengan tanggal saat ini saat perintah dijalankan. Variabel ini sangat berguna untuk menampilkan informasi tanggal secara otomatis tanpa perlu mengetikkan tanggal secara manual. Formatnya biasanya mengikuti format standar internasional YYYY/MM/DD, yang memudahkan penyajian tanggal dalam bentuk yang konsisten dan mudah dipahami. Jadi, setiap kali perintah dijalankan, sistem akan mengambil tanggal hari ini dan menggantikan $date dengan nilai tersebut.
Contoh penggunaan:

Hari ini tanggal $date
Hasil yang ditampilkan:
Hari ini tanggal 2025/05/12

2. $get(nama)

Apa itu $get(nama)?
$get(nama) adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk mengambil atau membaca nilai dari sebuah variabel yang sebelumnya telah disimpan menggunakan $set. Dalam sistem seperti chatbot atau template pemrosesan teks, terkadang kita ingin menyimpan data untuk digunakan nanti. Di sinilah $get berperan.

Sebagai gambaran, kamu bisa menganggap variabel seperti sebuah kotak penyimpanan yang bisa kamu beri nama (misalnya score) dan isi nilainya (misalnya 95). Untuk mengisi kotaknya, kamu menggunakan $set(score=95), dan untuk mengambil kembali nilai dari kotak itu, kamu cukup menggunakan $get(score).

Fungsi ini sangat berguna jika kamu ingin menyimpan data pengguna, nilai tertentu, atau informasi sementara yang ingin ditampilkan atau digunakan lagi di bagian lain dalam programmu.

Contoh penggunaan:

$set(score=95)
Lalu di bagian lain kamu bisa menampilkan nilainya:
Nilaimu adalah $get(score)
Maka hasilnya:
Nilaimu adalah 95
Catatan penting: Pastikan kamu sudah menggunakan $set sebelumnya untuk mendefinisikan nilai variabel. Jika belum ada data yang disimpan dengan nama tersebut, maka $get tidak akan menampilkan apapun (kosong).

3. $lowercase(teks)

Apa itu $lowercase?
Fungsi $lowercase berfungsi untuk mengubah seluruh huruf dalam teks menjadi huruf kecil. Ini sering digunakan untuk memastikan konsistensi dalam penyajian teks atau ketika kamu ingin membuat tampilan teks yang lebih santai atau netral tanpa penekanan. Menggunakan $lowercase memungkinkan kamu untuk menghindari ketidakkonsistenan dalam penggunaan kapitalisasi.
Contoh penggunaan:

$lowercase(HALO)
Hasil yang ditampilkan:
halo

4. $msg

Apa itu $msg?
$msg adalah sebuah sintaks khusus yang digunakan untuk mengambil isi pesan setelah perintah utama yang diketik oleh pengguna. Ini sangat berguna untuk menangkap input tambahan yang diberikan oleh pengguna setelah nama perintah.

Misalnya, dalam sistem chatbot atau pemrosesan perintah, biasanya pengguna mengetik sesuatu seperti:

say halo dunia
Di sini, say adalah nama perintahnya, sedangkan halo dunia adalah isi pesan yang dikirimkan. Fungsi $msg akan menangkap bagian setelah say, yaitu halo dunia, dan menyimpannya agar bisa digunakan dalam tanggapan atau pemrosesan lainnya.

Contoh penggunaan dalam template bot:
Pesanmu adalah: $msg
Jika pengguna mengetik:
say aku suka kopi
Maka hasil yang ditampilkan akan menjadi:
Pesanmu adalah: aku suka kopi
Catatan penting: $msg **tidak** mengambil nama perintah itu sendiri (seperti say), tapi hanya bagian setelahnya. Jika pengguna hanya mengetik nama perintah tanpa pesan tambahan, maka $msg akan kosong.

5. $owner

Apa itu $owner?
$owner adalah variabel yang digunakan untuk menggantikan dirinya dengan nama pemilik bot atau sistem yang sedang berjalan. Biasanya, ini digunakan untuk memberikan sambutan atau mengidentifikasi siapa yang mengelola bot atau sistem.
Contoh penggunaan:

Selamat datang, $owner!
Hasil yang ditampilkan:
Selamat datang, Rian!

6. $random(min|max)

Apa itu $random?
$random adalah fungsi yang digunakan untuk menghasilkan angka acak dalam rentang yang telah ditentukan. Fungsi ini menerima dua argumen, yaitu nilai minimum dan nilai maksimum dari rentang angka yang ingin dihasilkan. Fungsi ini sangat berguna dalam berbagai situasi, seperti untuk memilih nilai secara acak dalam permainan, simulasi, atau untuk membuat hasil yang tidak terduga. Misalnya, dengan menggunakan $random(1|100), bot akan memilih angka secara acak antara 1 hingga 100 setiap kali perintah dijalankan.
Contoh penggunaan:

Kamu mendapatkan angka: $random(1|100)
Hasil yang ditampilkan (angka acak setiap kali dijalankan):
Kamu mendapatkan angka: 74

7. $repeat(teks|jumlah)

Apa itu $repeat?
Fungsi $repeat memungkinkan kamu untuk mengulang sebuah teks tertentu sebanyak jumlah yang diinginkan. Fungsi ini sangat berguna jika kamu ingin menampilkan teks atau pesan berulang dalam suatu perintah atau dalam interaksi dengan pengguna. Formatnya adalah $repeat(teks|jumlah), di mana teks adalah teks yang ingin diulang, dan jumlah adalah jumlah kali teks tersebut diulang. Sebagai contoh, jika kamu ingin menampilkan pesan "Halo!" tiga kali berturut-turut, kamu bisa menggunakan $repeat("Halo!"|3) dan bot akan menampilkan "Halo!Halo!Halo!".
Contoh penggunaan:

$repeat(Halo!|3)
Hasil yang ditampilkan:
Halo!Halo!Halo!

8. $set(nama=nilai)

Apa itu $set(nama=nilai)?
$set adalah sebuah fungsi penting yang digunakan untuk menyimpan atau menetapkan suatu nilai ke dalam sebuah variabel. Fungsinya mirip seperti ketika kamu menulis sesuatu ke dalam sebuah kotak yang memiliki nama tertentu. Setelah nilai itu disimpan, kamu bisa mengaksesnya kembali di bagian lain menggunakan $get(nama).

Dalam konteks bot atau sistem yang mendukung template seperti ini, $set sangat berguna untuk menyimpan informasi yang bersifat sementara namun dibutuhkan di beberapa bagian. Misalnya, kamu ingin menyimpan nilai skor, nama pengguna, status permainan, atau data lain yang bisa berubah-ubah tergantung situasinya.

Format umum penggunaan fungsi ini adalah:

$set(namaVariabel=nilaiYangInginDisimpan)
Di mana namaVariabel adalah nama dari variabel yang kamu buat (misalnya: score, nama, level), dan nilaiYangInginDisimpan adalah isi atau data yang kamu simpan di dalamnya.

Contoh penggunaan:
$set(score=95)
Penjelasan: Pada contoh ini, kita menyimpan nilai 95 ke dalam variabel bernama score. Nilai ini bisa digunakan nanti dalam balasan bot atau perintah lainnya.

Untuk menampilkan kembali nilai tersebut, kamu bisa menggunakan:
Skormu adalah $get(score)
Dan hasilnya nanti akan menjadi:
Skormu adalah 95

Catatan: Jika kamu menyimpan nilai ke dalam variabel yang sama beberapa kali, maka nilai sebelumnya akan digantikan dengan nilai baru. Misalnya, jika kamu menjalankan:
$set(score=80)
Maka nilai 95 yang lama akan diganti menjadi 80.

Fungsi ini sangat membantu saat kamu ingin membuat percakapan yang terasa interaktif dan bisa mengingat hal-hal tertentu yang sudah dikatakan atau dilakukan pengguna.

9. $uppercase(teks)

Apa itu $uppercase?
Fungsi $uppercase digunakan untuk mengubah seluruh huruf dalam teks menjadi huruf besar (kapital). Ini berguna ketika kamu ingin menampilkan teks dengan penekanan atau dalam format yang lebih menonjol, seperti untuk peringatan atau instruksi penting. Dengan menggunakan $uppercase, teks yang diberikan akan diubah semua hurufnya menjadi kapital.
Contoh penggunaan:

$uppercase(halo dunia)
Hasil yang ditampilkan:
HALO DUNIA

10. $time

Apa itu $time?
$time adalah variabel yang digunakan untuk mengambil waktu saat ini sesuai dengan jam dan menit pada saat perintah dijalankan. Ini berguna untuk menampilkan waktu sistem dalam aplikasi atau untuk memberikan informasi yang membutuhkan waktu tertentu, seperti waktu respons atau waktu yang tersisa dalam sebuah proses.

Contoh Penggunaan:
Misalnya, kita ingin menampilkan waktu saat ini dalam format jam dan menit, kita bisa menggunakan perintah berikut:

Waktu saat ini adalah $time.
Jika perintah dijalankan pada pukul 14:30, maka hasil yang akan ditampilkan adalah:
Waktu saat ini adalah 14:30.
Dengan menggunakan $time, kita bisa menyesuaikan aplikasi atau program dengan waktu real-time, yang sangat berguna dalam banyak aplikasi berbasis waktu.

11. $username

Apa itu $username?
$username adalah variabel yang digunakan untuk menampilkan nama pengguna yang sedang aktif atau berinteraksi dengan sistem atau bot. Biasanya, $username digunakan dalam aplikasi atau bot untuk menyapa pengguna secara pribadi atau untuk menampilkan informasi yang relevan dengan pengguna tersebut.

Contoh Penggunaan:
Misalnya, kita ingin menyapa pengguna dengan nama mereka, kita bisa menggunakan perintah berikut:

Halo, $username! Selamat datang kembali.
Jika pengguna yang aktif bernama "Alex", maka hasilnya akan menjadi:
Halo, Alex! Selamat datang kembali.
Ini memberikan kesan personalisasi yang lebih kuat dan membuat aplikasi terasa lebih ramah pengguna.

12. $replace(teks, dari, ke)

Apa itu $replace?
Fungsi $replace digunakan untuk mengganti bagian tertentu dalam sebuah string dengan teks lain. Misalnya, kita bisa mengganti kata tertentu dalam pesan atau teks dengan kata lain. Fungsi ini sangat berguna dalam manipulasi string, terutama saat kita ingin mengganti kata atau karakter yang tidak sesuai dengan yang diinginkan.

Contoh Penggunaan:
Misalnya, kita ingin mengganti kata "lama" dengan "baru" dalam sebuah kalimat, kita bisa menggunakan perintah:

$replace(Saya memiliki mobil lama, lama, baru)
Hasilnya akan menjadi:
Saya memiliki mobil baru.
Dengan cara ini, kita bisa melakukan penggantian teks secara otomatis tanpa perlu melakukan perubahan manual pada setiap bagian teks.

13. $vars

Apa itu $vars?
Fungsi $vars digunakan untuk menampilkan seluruh variabel yang telah disimpan dalam window.botData.variables. Ini berguna untuk melihat daftar data yang sedang aktif dalam sesi bot.

Contoh Penggunaan:

$vars
Akan menampilkan semua variabel yang tersedia, misalnya:
nama = "Rian"
umur = 17
hobi = ["ngoding", "makan"]


Apa itu $vars.reset?
Perintah ini digunakan untuk menghapus semua variabel yang telah disimpan sebelumnya. Gunakan ini untuk mengatur ulang data dari awal.

Contoh Penggunaan:

$vars.reset
Output:
Semua variable berhasil direset.


Apa itu $vars.filter(tipe)?
Digunakan untuk memfilter dan hanya menampilkan variabel berdasarkan tipe datanya.

Tipe yang didukung:

  • string
  • number
  • boolean
  • array
  • object
Contoh Penggunaan:
$vars.filter(string)
Akan menampilkan semua variabel yang bertipe string, seperti:
nama = "Rian"
kelas = "XI RPL"
Jika tidak ada yang cocok, maka akan menampilkan:
Tidak ada variable dengan tipe string.

14. $random(param)

Apa itu $random?
$random adalah fungsi untuk menghasilkan nilai acak dari parameter yang diberikan.

Parameter param bisa berupa beberapa jenis:

  • min|max — menghasilkan angka bulat acak dalam rentang min sampai max (inklusif).
  • nilai1|nilai2|nilai3|... — memilih secara acak salah satu dari nilai yang dipisah oleh tanda |. Nilai bisa berupa angka atau teks.
  • $get(namaVariabel) — mengambil variabel array yang sudah disimpan sebelumnya, lalu memilih elemen secara acak dari array tersebut.

Contoh penggunaan:

// Angka acak antara 1 dan 10
$random(1|10)

// Pilih acak antara beberapa opsi string
$random(merah|biru|hijau)

// Pilih acak dari array variabel bernama "buah"
$random($get(buah))
                

Fungsi ini sangat berguna untuk menambahkan unsur ketidakpastian, variasi, atau kejutan dalam aplikasi, seperti dalam game, kuis, atau fitur interaktif lainnya.

15. $uppercase(teks)

Apa itu $uppercase?
Fungsi $uppercase digunakan untuk mengubah seluruh huruf dalam sebuah string menjadi huruf kapital (uppercase). Fungsi ini sangat berguna ketika kita ingin memastikan bahwa teks yang digunakan atau ditampilkan selalu dalam format huruf besar. Biasanya digunakan untuk memformat teks agar seragam, atau untuk keperluan tertentu seperti penulisan nama atau judul.

Contoh Penggunaan:
Misalnya, kita ingin mengubah kata "hello world" menjadi huruf kapital menggunakan fungsi $uppercase:

$uppercase(hello world)
Hasilnya akan menjadi:
HELLO WORLD
Dengan fungsi ini, kita bisa memastikan teks selalu ditampilkan dalam format huruf kapital, sangat berguna dalam banyak aplikasi yang membutuhkan format teks tertentu.

16. $if(kondisi)(benar)(...opsional elseif dan else)

Apa itu $if?
Fungsi $if digunakan untuk mengevaluasi satu atau beberapa kondisi secara berurutan dan menjalankan aksi yang sesuai dengan kondisi pertama yang terpenuhi. Ini memungkinkan percabangan kompleks dengan $elseif sebagai cabang kondisi tambahan, dan $else sebagai aksi default jika semua kondisi gagal terpenuhi.

Format umum:
$if(kondisi1)(hasil1)$elseif(kondisi2)(hasil2)...$else(hasil_default)

Penjelasan:
- $if(kondisi)(hasil) : Mengecek kondisi pertama, jika benar, hasil ini dikembalikan. - $elseif(kondisi)(hasil) : Jika $if salah, cek kondisi berikutnya. Bisa ada beberapa $elseif. - $else(hasil) : Jika semua kondisi $if dan $elseif salah, gunakan hasil ini sebagai default.

Contoh Penggunaan:
Misal kita ingin mengecek nilai score dan memberikan pesan berbeda:


$if($get(score) >= 90)(Nilai A)
$elseif($get(score) >= 80)(Nilai B)
$elseif($get(score) >= 70)(Nilai C)
$else(Nilai D atau lebih rendah)
                
Jika nilai score adalah 85, maka hasilnya adalah:
Nilai B
Jika nilai score adalah 65, maka hasilnya:
Nilai D atau lebih rendah
Fungsi ini memungkinkan pembuatan logika percabangan yang lebih fleksibel dalam aplikasi.

17. $set(nama=nilai)

Apa itu $set?
$set digunakan untuk menyimpan nilai dalam sebuah variabel dengan nama yang ditentukan. Nilai ini bisa berupa teks, angka, atau tipe data lain yang diperlukan. $set sering digunakan untuk mengatur nilai atau status tertentu dalam program atau sistem. Misalnya, kita bisa menyimpan skor permainan, nama pengguna, atau status tertentu.

Contoh Penggunaan:
Jika kita ingin menyimpan nilai 100 dalam variabel score, kita dapat menggunakan perintah:

$set(score=100)
Setelah itu, kita dapat mengambil nilai tersebut di tempat lain menggunakan $get(score). Fungsi ini memungkinkan pengelolaan variabel yang lebih mudah dan efisien dalam program.

18. $cmd[nomor perintah]

Apa itu $cmd[nomor perintah]?
$cmd[nomor perintah] digunakan untuk menampilkan perintah sesuai dengan nomor urut perintah yang ditetapkan. Sintaks ini tidak mengeksekusi perintah tersebut, hanya menampilkan teks yang berisi perintah yang sesuai dengan nomor yang diberikan.

Contoh Penggunaan:
Misalnya kita memiliki daftar perintah yang diurutkan, dan ingin menampilkan perintah yang berada pada nomor urut ketiga. Dengan menggunakan sintaks berikut:

$cmd[3]
Ini akan menampilkan teks perintah yang berada di posisi nomor 3 dalam daftar. Ini berguna jika kita ingin menampilkan urutan perintah atau memberikan panduan kepada pengguna mengenai perintah yang bisa digunakan.

Catatan: $cmd[nomor perintah] hanya menampilkan teks perintah, tidak mengeksekusinya.

19. $desc[nomor perintah]

Apa itu $desc[nomor perintah]?
$desc[nomor perintah] digunakan untuk menampilkan deskripsi atau penjelasan terkait dengan perintah yang ada pada nomor urut tertentu. Deskripsi ini memberikan informasi tambahan mengenai perintah tersebut, seperti fungsinya atau bagaimana cara menggunakannya.

Contoh Penggunaan:
Jika kita ingin menampilkan deskripsi dari perintah nomor 2 dalam daftar perintah, kita bisa menggunakan sintaks berikut:

$desc[2]
Ini akan menampilkan penjelasan atau deskripsi yang terkait dengan perintah nomor 2, memberikan gambaran lebih lanjut tentang cara kerja atau kegunaan perintah tersebut.

Catatan: $desc[nomor perintah] hanya menampilkan deskripsi, bukan mengeksekusi perintah.

20. $rget(url|query|headers)

Apa itu $rget?
$rget digunakan untuk mengambil data dari internet menggunakan metode HTTP GET. Ini berguna untuk memanggil API atau mengambil data dari sebuah alamat URL.

Format:
$rget(url|query|headers)
- url: Alamat tujuan
- query: Data query (dalam format JSON string)
- headers: Header tambahan (juga dalam format JSON string)

Contoh Penggunaan:

$rget(https://api.example.com/data|{}|{})
Contoh dengan Header:
$rget(https://api.example.com/data|{}|{
    {
    "Authorization": "Bearer token123"
    }
})
Catatan: Data hasil $rget akan menggantikan perintah itu langsung di dalam template, dan bisa digunakan seperti teks biasa setelah itu.

21. $rpost(url|body|headers)

Apa itu $rpost?
$rpost digunakan untuk mengirim data ke server melalui metode HTTP POST. Cocok digunakan untuk mengirim form, JSON, atau data lainnya ke endpoint API.

Format:
$rpost(url|body|headers)
- url: Alamat tujuan
- body: Data yang dikirim (format JSON string)
- headers: Header tambahan (format JSON string)

Contoh Penggunaan:

$rpost(https://api.example.com/send|{
    {
    "message": "Hello!"
    }|
    {
        "Authorization": "Bearer token123",
        "Content-Type": "application/json"
    }
})
Catatan: Hasil dari $rpost akan langsung menggantikan posisi perintah tersebut di dalam teks.

22. $rjson.toJson(data) dan $rjson.toString(data)

Apa itu $rjson.toJson?
Fungsi $rjson.toJson(data) digunakan untuk mengubah string berbentuk JSON menjadi objek JSON. Ini sangat berguna ketika kamu ingin melakukan operasi data atau parsing terhadap string JSON yang diambil dari sumber luar (misalnya dari $rget atau $rpost).

Contoh:
Misalnya kamu punya string:

{"name":"Rand","age":20}
Maka $rjson.toJson({"name":"Rand","age":20}) akan mengubah string tersebut menjadi objek JSON.
Hasil ini biasanya digunakan secara internal untuk kebutuhan parsing data.

Apa itu $rjson.toString?
Fungsi $rjson.toString(data) digunakan untuk mengubah objek JSON menjadi string agar bisa ditampilkan atau disimpan.

Contoh:
Jika kamu punya objek:

{"name":"Rand","age":20}
Maka $rjson.toString({"name":"Rand","age":20}) akan menghasilkan string:
{"name":"Rand","age":20}
Catatan: Kedua fungsi ini sangat berguna saat kamu bekerja dengan data API dalam bentuk JSON.

23. $math(ekspresi)

Apa itu $math?
$math digunakan untuk melakukan perhitungan matematika secara langsung di dalam template.

Contoh Penggunaan:

$math(3 + 5 * 2)
Akan menghasilkan 13.

Contoh dengan Variabel:
$math($get(x) * 2) – akan menghitung nilai dari variabel x dikali 2.

Catatan: Operator yang didukung meliputi: +, -, *, /, %, dan tanda kurung () untuk prioritas.

23. $resetAi

Apa itu $resetAi?
$resetAi digunakan untuk mereset atau menghapus riwayat percakapan AI yang sedang berjalan. Ini berguna untuk memulai ulang konteks AI agar tidak mempengaruhi jawaban dari percakapan sebelumnya.

Format:
$resetAi

Catatan:
- Setelah penggunaan $resetAi, variabel riwayat AI akan dikosongkan.
- Perintah ini tidak menghasilkan teks output dan otomatis dihapus dari template.
- Biasanya digunakan pada akhir template atau sebelum memulai percakapan baru dengan AI.

24. $rawText(text)

Apa itu $rawText?
$rawText digunakan untuk mengirim teks mentah langsung tanpa pemrosesan lebih lanjut oleh sistem. Berguna untuk mengirim pesan atau perintah yang tidak ingin dimodifikasi atau diolah lebih lanjut.

Format:
$rawText(text)
- text: Teks mentah yang ingin dikirim.

Contoh Penggunaan:

$rawText(Halo, ini pesan langsung tanpa modifikasi.)
Catatan:
- Setelah perintah ini diproses, fungsi handler akan langsung mengirim teks tersebut dan menghentikan proses pemrosesan template lebih lanjut.

25. $stop

Apa itu $stop?
$stop digunakan untuk memaksa menghentikan pemrosesan lebih lanjut dari template atau perintah saat ini. Begitu perintah ini ditemukan, proses output langsung dihentikan tanpa melanjutkan bagian template yang tersisa.

Format:
$stop

Catatan:
- Menghentikan proses balasan segera dan tidak melanjutkan penggantian teks.
- Sangat berguna untuk menghentikan respon pada kondisi tertentu, misalnya di dalam $if.
- Pastikan digunakan dengan hati-hati agar tidak menghentikan proses secara tidak sengaja.

26. $wait(ms)

Apa itu $wait?
$wait digunakan untuk menunda pemrosesan template selama waktu tertentu (dalam milidetik). Berguna untuk memberi jeda sebelum melanjutkan pengiriman balasan.

Format:
$wait(ms)
- ms: Waktu tunggu dalam milidetik (angka).

Contoh Penggunaan:

Hello... $wait(2000) Selamat datang!
Pada contoh di atas, bot akan menunggu selama 2 detik sebelum melanjutkan mengirim "Selamat datang!".

Catatan:
- Perintah ini hanya menunda proses output, tidak menghentikan seluruh proses bot.
- Bisa digunakan beberapa kali di dalam satu template.
- Waktu tunggu maksimal tergantung implementasi bot.